Belajar software akuntansi? Coba kledo! Gratis Selamanya

akuntansi biaya

Akademia tahu nggak sih bahwa akuntansi biaya memiliki karakteristik berbeda loh dengan jenis akuntansi yang lain. Nah di pembahasan kali ini, konsep-konsep dasar yang ada di akuntansi biaya akan kita kupas tuntas!. Penasaran kan? Berikut ini pembahasahnnya ya!

Akuntansi biaya adalah salah satu cabang akuntansi dari berbagai cabang akuntansi lainnya yang merupakan alat manajemen dalam mengontrol dan merekam transaksi biaya serta menyajikannya dalam informasi laporan harga pokok produksi.

Tapi untuk memudahkan Akademia memahami bagaimana konsep dasar akuntansi biaya, kali topik bahasan akan dibagi menjadi 5 bagian sesuai dengan 5 konsep dasar akuntansi biaya, supaya Akademia nggak bingung ya!

Definisi Akuntansi Biaya

akuntansi biaya

Menurut Bastian dan Nurlela (2006) “akuntansi biaya adalah salah satu bidang ilmu akuntansi yang berfokus untuk mempelajari mengenai cara atau metode pencatatan, pengukuran, hingga pelaporan informasi mengenai biaya-biaya yang digunakan selama proses produksi.”

Secara definitif akuntansi biaya dapat kita artikan sebagai sebuah proses pengidentifikasian, pencatatan, penghitungan, peringkasan, pengevaluasian, hingga pelaporan biaya pokok suatu produk baik barang maupun jasa. Konsep utamanya didalam akuntansi biaya ini adalah biaya pokok produk ya Akademia! Dari semua proses tersebut dapat menggunakan metode dan sistem tertentu, sehingga pihak manajemen perusahaan dapat mengambil keputusan bisnis secara efektif dan efisien.

Akuntansi biaya atau cost accounting merupakan transaksi keuangan yang berkaitan dengan pengeluaran biaya yang terdapat di dalam sebuah pabrik. Pabrik disini sebagai alat di dalam memproses bahan baku dan akan menimbulkan beberapa macam penggunaan biaya dimulai dari pemakaian bahan baku dan bahan pembantu, perhitungan biaya tenaga kerja dan perhitungan terhadap biaya overhead pabrik.

Konsep dasarnya adalah biaya yang dihasilkan nantinya akan diperhitungkan dan dijadikan sebagai harga pokok barang yang diproduksi atau kita kenal dengan sebutan cost of goods sold. Nah cost of goods sold yang diproduksi tersebut merupakan biaya pabrikasi ditambahkan dengan cost of goods sales dan operating expenses hasilnya disebut sebagai cost of goods manufactured.

Sering kali kita mendengar istilah beban dan biaya ya Akademia. Nah sebagai pengetahuan tambahan, ada sekilas pengetahuan special buat Akademia tentang apa sih perbedaan antara biaya dengan beban.

Sering kali istilah biaya (cost) disamakan dengan istilah beban (expense). Tetapi keduanya sangatlah berbeda walaupun keduanya merupakan pengeluaran (expenditure). Perbedaan mendasar antara biaya dan beban.

Biaya merupakan sebuah pengorbanan secara ekonomis yang dilakukan dengan tujuan agar dapat memperoleh barang dan jasa. Sedangkan beban merupakan pengorbanan yang dilakukan untuk memperoleh hasil yang biasanya dikaitkan dengan pendapatan pada periode yang berjalan.

Pengorbanan yang tidak ada hubungannya dengan perolehan aktiva, barang dan jasa, serta tidak ada hubungannya dengan perolehan pendapatan tidak dapat digolongkan sebagai biaya ataupun beban, melainkan digolongkan sebagai kerugian (loss).

Bedanya Akuntansi Biaya dengan Akuntansi Lainnya

Untuk memahami konsep dasar akuntansi biaya, berikut ini perbedaan akuntansi biaya, akuntansi keuangan, dan akuntansi manajemen yang harus disimak Akademia :

Akuntansi BiayaAkuntansi KeuanganAkuntansi Manajemen
Berguna untuk menghitung biaya suatu produk yang mengandung unsur bahan baku, upah langsung dan overhead pabrik (biaya fabrikasi), serta memusatkan pada akumulasi biaya, penilaian persediaan dan perhitungan, serta penetapan harga pokok suatu produk, hanya menekankan pada sisi biaya.Mengarah pada proses penyusunan laporan keuangan yang akan diberikan pada pemangku kepentingan (stakeholder), baik internal (pemilik perusahaan, manajer) maupun eksternal (kreditur, pemerintah, investor, masyarakat, dan stakeholder lainnya).Menekankan pada penggunaan data akuntansi sebagai Decision Making bisnis dan menekankan pada aspek pengendalian manajemen atas biaya.

Tujuan Akuntansi Biaya

akuntansi biaya

Konsep dasar yang perlu Akademia tau adalah tujuan dari akuntansi biaya itu sendiri. Berikut ini beberapa rangkumannya antara lain:

  1. Penentuan harga pokok produksi, meliputi pencatatan, penggolongan, dan peringkasan biaya pembuatan produk.
  2. Menyediakan informasi biaya untuk kepentingan manajemen, di mana biaya sebagai ukuran efisiensi.
  3. Alat perencanaan, yaitu sebagai perencanaan bisnis pasti yang berkaitan dengan penghasilan dan biaya, perencanaan biaya akan memudahkan dalam pengendalian biaya.
  4. Pengendalian biaya sebagai pembanding antara biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk memproduksi satu satuan produk dengan biaya yang sesungguhnya terjadi.
  5. Memperkenalkan bermacam metode akuntansi biaya dan dapat dipilih sesuai keperluan yang dibutuhkan.
  6. Sebagai alat manajemen dalam mengawasi dan merekam transaksi biaya secara sistematis dan menyajikan informasi biaya dalam bentuk laporan biaya.
  7. Menghitung laba perusahaan pada periode tertentu karena biaya merupakan salah satu komponen dalam laba.
  8. Menghitung dan menganalisis terjadinya ketidakefektifan dan ketidakefisienan. Menjelakan batas maksimum yang harus diperhatikan ketika menetapkan biaya dari suatu produk.

Fungsi Akuntansi Biaya

keuangan

Konsep dasar berikutnya adalah tentang fungsi akuntansi biaya. Setidaknya ada 5 fungsi akuntansi biaya adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan perhitungan dan pelaporan harga pokok suatu produk.
  2. Memberikan rincian biaya harga pokok produk di setiap unsurnya.
  3. Menyajikan informasi sebagai sebuah dasar untuk membuat Planning (perencanaan) biaya maupun beban.
  4. Memberikan data bagi proses penyusunan anggaran.
  5. Menyediakan informasi biaya bagi pihak manajemen untuk dipakai di dalam pengendalian manajemen.

Siklus Akuntansi Biaya

keuangan

Konsep dasar akuntansi yang sangat penting untuk diketahui adalah Siklus atau alur dari akuntansi biaya itu sendiri.

Akademia, perlu kita tahu bahwa siklus akuntansi biaya dalam suatu perusahaan mengikuti siklus kegiatan usaha perusahaan yang bersangkutan. Siklus disetiap perusahaan bisa jadi berbeda dengan di perusahaan lain tergantung dari kebijakan perusahaan itu sendiri.

Misalnya pertama, siklus kegiatan perusahaan dagang diawali dengan pembelian barang dagang dari produsen tanpa melalui pengolahan lebih lanjut yang kemudian diakhiri dengan penjualan kembali ke konsumen tanpa merubah bentuk secara keseluruhan barang dagangan tersebut. Dalam perusahaan dagang, siklus akuntansi biaya disini juga diawali dengan proses pencatatan harga pokok barang dagangan yang dibeli dan berakhir dengan penyajian harga pokok barang yang dijual.

Kedua, Siklus akuntansi biaya di perusahaan jasa diawali dengan persiapan penyerahan jasa yang disediakan dan berakhir dengan penyerahan jasa kepada pamakai jasa itu sendiri.

Ketiga, Siklus perusahaan manufaktur dimulai dengan pencatatan harga bahan baku yang dimasukkan dalam proses produksi dilanjutkan dengan pencatatan biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik yang dikonsumsi untuk produksi serta berakhir dengan disajikannya laporan harga pokok produk jadi yang diserahkan ke bagian gudang.

Kesimpulan

Akademia, pada intinya akuntansi biaya adalah sebuah rangkaian proses akuntansi yang berfokus pada pengidentifikasian hingga pelaporan harga pokok dari sebuah produk atau dalam sebuah proses produksi untuk dijadikan sebagai sebuah bahan pertimbangan pengambilan keputusan oleh pihak manajemen perusahaan.

Bagaimana Akademia? Itu adalah 5 konsep dasar yang sangat penting untuk diketahui didalam akuntansi biaya. Sudah ada kan gambaran tentang akuntansi biaya? Dapatkan informasi lengkap seputar dunia akuntansi hanya di Akademi Akuntansi, klik di sini untuk mengakses websitenya.